Penggunaan Schoology sebagai media pembelajaran

Annyeong semua..

Di zaman sekarang ini kita sebagai guru harus mampu menggunakan teknologi dengan baik. dengan pemanfaatan teknologi secara maksimal guru dapat memberikan cara pembelajaran yang baru bagi siswa. Salah satunya adalah dengan penggunaan Schoology.

Dengan adanya Schoology dapat membantu guru maupun siswa untuk memudahkan dalam pembelajaran. schoology sendiri memiliki beberapa fitur-fitur seperti upgrade, courses, groups, dan resources.

nahh, disini saya akan menjelaskan tentang pembuatan kelas dan lain-lain.

yang pertama adalah kalian harus log in dulu sebagai guru atau instructor. pada tampulan ini tidak jauh berbeda dengan tampilan saat menjadi siswa. yang menjadi perbedaan adalah kita dapat membuat kelas dan soal beserta yang lainnya.

langkah kedua kalian dapat membuat kelas. kalian dapat membuat kelas pada fitur Courses.

langkah selanjutnya kalian dapat menambahkan materi, membuat soal, memberi penugasan, dan yang lainnya sesuai dengan kebutuhan pada material yang terdapat pada fitur upgrade, seperti gambar dibawah ini.

Untuk membuat soal-soal baik pilihan ganda, uraian, dan jenis-jenis soal lainnya. kita dapat memencet add material yang terdapat pada material. disana kita tinggal memilih test/quiz, setelah itu kita tinggal memilih jenis soal apa yang ingin digunakan. Contoh soal quiz seperti yang aku buat dibawah ini yaaa.

mudah kan? nahh jika ada pertanyaan tentang bagaimana sih cara siswanya nanti dapat masuk kelas yang kita buat. mudah banget nih caranya. kita tinggal membuka kelas kita dan pada kiri bawah sudah ada Access Code yang dapat digunakan siswa untuk masuk kedalam kelas kita.

Untuk melihat siapa saja yang sudah masuk ke kelas yang kita buat. kita hanya perlu memencet member pada baris bagian kiri bawah.

Baiklah, cukup segini ya saya ngejelasinnya. maaf ya apabila banyak kata yang kurang dipahami dan semoga informasi yang saya bagi ini dapat bermanfaat. Terima kasih, Thank you, Khamsahamnida..

Mind Map IPA Tentang Adaptasi Makhluk Hidup

Annyeong chingu, balik lagi ke blog aku… Disini aku akan menjelaskan materi dari mind map yang udah aku buat dibawah ini nih..

Adaptasi makhluk hidup.

Adaptasi sendiri adalah kemampuan untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan, agar dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya serta melestarikan keturunannya.

kenapa sih makhluk hidup perlu beradaptasi?

Makhluk hidup yang tidak mampu atau lambat dalam melakukan adaptasi, kemungkinan besar akan mati karena terseleksi oleh alam. Nah, untuk memahami konsep adaptasi makhluk hidup,  pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang beberapa cara hewan dan tumbuhan melakukan adaptasi..

cara adaptasi Tumbuhan

  1. Bunga Teratai

Tahukah kamu bunga teratai?

Tanaman ini tumbuh di air. Agar dapat menyesuaikan diri, tanaman ini memiliki akar di bawah air. Tangkai daunnya tumbuh menjalar sehingga daun teratai dapat mengapung di air.

Daun teratai bundar dan lebar, fungsinya adalah agar daun dapat menyerap cahaya matahari sebanyak-banyaknya. Hal ini akan berdampak saat penguapan air dan berfotosintesis. Daun teratai memiliki larutan yang bermanfaat sebagai pembersih daun. Teratai memiliki batang dengan rongga di dalamnya. Rongga ini berfungsi untuk membawa oksigen ke batang dan akar. Meskipun akar berada di dalam air, akar masih tetap dapat bernapas.

2. Pohon Jati

Saat musim kemarau, pohon jati menyesuaikan dirinya dengan cara menggugurkan daun-daunnya. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi penguapan yang berlebihan yang dapat mengakibatkan pohon jati kekurangan air dan mati. Selain pohon jati, contoh tumbuhan lain yang menggugurkan daunnya saat musim kemarau adalah pohon mahoni dan kedondong.

3. Kaktus

Lingkungan hidup kaktus adalah di tanah kering seperti gurun. Oleh sebab itu, tanaman kaktus harus menyesuaikan dirinya dengan kondisi lingkungan yang panas dan kering dengan cara memiliki daun yang kecil-kecil seperti duri yang berfungsi untuk mengurangi penguapan air. Selain itu, ia memiliki batang tebal berair dan berlapis lilin untuk menyimpan persediaan air dan juga akar yang panjang untuk mencari air di tanah. Pada saat kekeringan, kaktus akan menggunakan cadangan makanan yang tersimpan di batangnya.

Cara Adaptasi Hewan

  1. Bunglon

Bunglon melakukan mimikri (penyesuaian warna tubuh) terhadap lingkungan untuk mengelabuhi mangsa/ musuh. Ketika berada di pohon yang berwarna coklat maka tubuh bunglon akan berrwarna coklat. Begitu juga ketika ia berada di pohon yang berwarna hijau maka tubuhnya akan berwarna hijau. Perubahan warna tubuh pada bunglon merupakan bentuk penyesuaian diri agar ia terlindung dari musuhnya. Perubahan warna kulit sesuai dengan warna lingkunagannya seperti yang dilakukan oleh Bunglon dinamakan mimikri.

2. Cicak

Cicak melakukan autotomi (pemutusan ekor) ketika dalam kondisi bahaya. Kejadian ini dinamakn autotomi. Jika seekor cicak dikejar pemangsa,ekornya secara mendadak putus dan bergerak-gerak sehingga perhatian pemangsa akan tertuju pada ekor yang bergerak-gerak tersebut. Kesempatan itulah yang digunakan cicak untuk menghindarkan diri dari kejaran predator.

3. Cumi-Cumi

Cumi-cumi melindungi diri dari musuhnya dengan cara menyemburkan cairan, seperti tinta ke dalam air. Hal ini menyebabkan musuh yang menyerangnya tidak dapat melihatnya dan ia dapat berenang dengan cepat untuk menghindari musuhnya tersebut.